Decluttering, Tips Praktis Hidup Minimalis

“Your home is living space, not storage space” - Francine Jay

Gagasan hidup dengan gaya simple sedang naik daun di tengah masyarakat. Namun begitu, decluttering atau mengurangi barang yang tidak diperlukan lagi seringkali masih sulit dilakukan, apalagi dengan gagasan “siapa tahu nanti barang ini diperlukan lagi”.

Padahal, aktivitas decluttering barang-barang di rumah akan membawa manfaat yang sangat banyak, bukan hanya berpengaruh pada ruang rumah namun juga kualitas hidup Anda.

Keuntungan Decluttering

Ada banyak keuntungan dari memiliki sedikit barang. Awalnya memang terasa sulit dilakukan, namun ketika sudah dilakukan ada banyak dampak positif yang terasa nyata.

  1. Lebih sedikit yang dibersihkan.
    Membersihkan rumah mungkin salah satu aktivitas yang paling melelahkan, apalagi ditambah membersihkan barang yang sudah tidak terpakai lagi, tentunya hal ini akan membuat aktivitas membersihkan rumah semakin melelahkan.

  2. Lebih mudah mengorganisir.
    Anda akan lebih mudah menemukan barang, tidak akan ada lagi masalah barang “hilang” di dalam rumah. Tak hanya itu, Anda juga dapat benar-benar menikmati ruang di dalam rumah tanpa harus memindahkan barang-barang yang mungkin menghalangi ruang.

  3. Mengurangi stres.
    Melihat keadaan rumah yang berantakan tentunya akan membuat kita merasa tidak nyaman. Bukankah lebih baik melihat rumah yang rapi dan kita nyaman di dalamnya?

  4. Mengurangi pengeluaran.
    Decluttering memacu kita untuk berpikir dua kali ketika ingin membeli sesuatu, “apakah barang ini diperlukan?” Pertanyaan tersebut tentunya akan membuat Anda lebih berhemat dan menyimpan pengeluaran untuk barang-barang yang tidak diperlukan.

  5. Lebih banyak energi untuk hal yang Anda sukai.
    Dengan rumah yang bersih, pengeluaran yang lebih sedikit, hati yang lebih damai tentunya akan membuat Anda lebih berfokus pada hal yang Anda sukai. Pada akhirnya, Anda akan merasa lebih bahagia.

Kini kita sudah memahami banyak manfaat dari decluttering. Lalu, bagaimana cara memulainya? Berikut beberapa tips praktis decluttering yang dapat Anda lakukan.


5 Tips Praktis Decluttering

  1. Mengurangi satu barang tiap harinya.
    Mulailah mengurangi satu barang per hari, dalam satu tahun Anda akan mengurangi 365 barang dari rumah Anda. Anda juga dapat menambah kuantitas dengan mengurangi dua sampai tiga barang per hari secara perlahan.

  2. Donasi pakaian yang tidak terpakai.
    Cobalah untuk menggantung pakaian Anda pada hanger dan pisahkan pakaian setelah Anda pakai. Setelah beberapa minggu, coba perhatikan pakaian yang masih tersisa pada hanger yang belum terpakai. Pakaian tersebut dapat Anda donasikan pada yang lebih membutuhkan.

  3. Membuat checklist decluttering.
    Decluttering dapat menjadi lebih mudah ketika Anda memiliki gambaran barang-barang apa saja yang sebaiknya tidak perlu disimpan. Barang-barang berikut bisa jadi pertimbangan Anda: majalah/koran, DVD/CD, baterai bekas, mainan anak, peralatan masak, plastik bekas, peralatan make up, dan masih banyak lagi.

  4. Mengambil gambar sebelum dan sesudah.
    Pilih salah satu bagian dalam rumah Anda, misalnya dapur. Ambil gambar sebelum dan sesudah Anda decluttering barang-barang pada dapur Anda. Ketika Anda melihat perbandingan ruang dapur yang lebih rapi, tentunya akan membuat Anda lebih semangat decluttering bagian rumah yang lain.

  5. Gunakan metode empat box.
    Siapkan empat kotak untuk: sampah, donasi, simpan, atau pindahkan. Mulai dari satu ruang di rumah Anda dan masukan barang-barang pada empat kotak tersebut. Jangan lewatkan satu barang pun, meski kelihatannya sepele. Metode ini mungkin membutuhkan waktu berminggu-minggu, namun hal ini akan membantu Anda menyadari barang apa saja yang benar-benar ingin Anda simpan. 

Apapun tips yang Anda lakukan, decluttering tentunya akan membuat hidup Anda terasa lebih lega dan nyaman. Tak hanya itu, decluttering juga bisa menjadi aktivitas bermanfaat yang dapat dilakukan selama momen #dirumahsaja saat ini atau bahkan memulai diri dalam memasuki era #NewNormal atau beradaptasi dalam kebiasaan baru.