News & Update
Summarecon Serpong Raih Apresiasi Pengembangan Kawasan Berkelanjutan di Anugerah Ekonomi Hijau 2026
05 September 2026
![]()
Summarecon Serpong meraih Apresiasi atas Pengembangan Kawasan Berkelanjutan dalam Anugerah Ekonomi Hijau 2026 yang diselenggarakan oleh detikcom.
Apresiasi dalam kategori Pendukung Ekosistem Berkelanjutan tersebut diterima oleh Executive Director Summarecon Serpong, Albert Luhur, di Menara Bank Mega, Jakarta, pada Kamis, 3 September 2026.
Pencapaian ini mencerminkan upaya Summarecon Serpong dalam mengembangkan sekaligus mengelola kawasan dengan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, kualitas hidup masyarakat, dan lingkungan.
Pengelolaan Air, Sampah, dan Ruang Terbuka Hijau
Salah satu inisiatif yang dijalankan adalah pengoperasian Sewage Treatment Plant (STP) untuk mengolah air limbah sesuai dengan baku mutu yang berlaku. Air hasil pengolahan melalui sistem grey water recycling dapat dimanfaatkan kembali untuk penyiraman taman di dalam cluster dan kawasan.
Pengelolaan air juga didukung oleh sumur resapan pada hunian serta danau yang menjadi bagian dari sistem tata air kawasan. Danau berfungsi sebagai reservoir atau embung untuk menampung cadangan air, sekaligus menjadi ruang terbuka yang mendukung habitat flora dan fauna serta berbagai aktivitas masyarakat.
Pada pemeliharaan lanskap, sampah organik seperti daun, ranting, dan dahan pohon diolah menjadi kompos untuk dimanfaatkan kembali sebagai pupuk alami. Upaya tersebut berjalan bersama pengembangan ruang terbuka hijau dan penanaman lebih dari 230 pohon pada masing-masing cluster.
Efisiensi Energi dan Desain Bangunan
Prinsip keberlanjutan turut diterapkan melalui penggunaan solar panel pada sejumlah pengembangan hunian dan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) LED yang memiliki konsumsi energi lebih rendah serta umur pakai lebih panjang.
Dari sisi desain, bukaan dan inner court pada beberapa hunian digunakan untuk memaksimalkan pencahayaan serta penghawaan alami. Penggunaan secondary skin membantu mengurangi panas yang masuk ke dalam bangunan, sedangkan pengaturan Koefisien Dasar Bangunan (KDB) tetap memperhatikan ketersediaan area resapan.
Sebagian besar material yang digunakan dalam pembangunan cluster dan kawasan juga telah memiliki sertifikat green label sebagai bagian dari upaya mengurangi dampak lingkungan sepanjang siklus hidup bangunan.
Menjaga Keseimbangan dalam Pertumbuhan Kawasan
Bagi Summarecon Serpong, pengembangan kawasan berkelanjutan merupakan proses jangka panjang yang perlu dijalankan secara konsisten. Berbagai inisiatif yang telah berjalan akan terus dievaluasi dan disesuaikan dengan perkembangan kawasan serta kebutuhan masyarakat.
Proses tersebut juga membutuhkan kolaborasi dengan penghuni, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan agar pertumbuhan kawasan dapat terus berjalan seimbang dengan kualitas hidup dan kepedulian terhadap lingkungan.
Apresiasi dari Anugerah Ekonomi Hijau 2026 menjadi bagian penting dari perjalanan Summarecon Serpong dalam menghadirkan kawasan yang terkelola dengan baik dan tetap relevan dalam jangka panjang.
with balance, moving forward with purpose—for a Better City, Brighter Future.
Pertanyaan Seputar Penghargaan Anugerah Ekonomi Hijau 2026
Penghargaan apa yang diraih Summarecon Serpong?
Summarecon Serpong meraih Apresiasi atas Pengembangan Kawasan Berkelanjutan dalam kategori Pendukung Ekosistem Berkelanjutan pada Anugerah Ekonomi Hijau 2026 dari detikcom.
Apa saja upaya keberlanjutan yang diterapkan Summarecon Serpong?
Upaya tersebut mencakup pengolahan dan pemanfaatan kembali air limbah, sumur resapan, pengelolaan danau, pengolahan sampah organik, pemeliharaan ruang terbuka hijau, efisiensi energi, serta penerapan desain bangunan yang mendukung pencahayaan, penghawaan, dan area resapan.
Apa fungsi danau di kawasan Summarecon Serpong?
Danau berfungsi sebagai bagian dari tata air kawasan dengan menampung cadangan air dan membantu mengendalikan aliran air. Area di sekitarnya juga dipelihara sebagai habitat flora dan fauna sekaligus ruang aktivitas masyarakat.

